Yoyada

Yoyada
(II Raja-Raja 12 : 1-4)


Salah satu kesalahan dalam kehidupan Yosafat adalah membiarkan pergaulan yang jahat  meracuni rohaninya dan keluarganya.

Untuk jatuh semua orang pasti bisa tapi tidak semua orang bisa bangun kembali (I Korintus 15 : 33). Orang-orang yang beribadah, bukan jaminan bahwa orang itu pasti berkenan kepada Tuhan. II Tawarikh 24:2, II Tawarikh 24 : 17-18 dan II Tawarikh 24 : 20-22.

Konsentrasi setan yang terbanyak justru ada di antara orang Kristen, di dalam pelayanan dan di dalam Gereja. Di situlah lebih banyak setan dan lebih keras dia bekerja, sebab dia berusaha keras untuk menjatuhkan kita. 

Kita perlu datang kepada Allah dengan pertobatan, agar jangan sampai setan bisa bekerja di tengah-tengah umat Tuhan. Yoas bisa berubah jadi jahat karena ia beribadah bukan karena Tuhan, tapi karena Yoyada. II Tawarikh 24 : 2 dan 17.

Kita perlu memiliki saudara seiman di dalam tubuh Kristus, yang bisa mendorong kita untuk maju, menasihati, membantu mendoakan kita. Kalau orang yang mendukung atau menolong dalam persekutuan kita hilang, maka jangan sampai kita gugur.

Bisa menjadi bencana buat kita,  kalau kita hanya punya rohani ikut-ikutan dan iman katut-katutan. Tuhan berikan kepada setiap orang yaitu sahabat, suami atau istri sebagai sumpelan untuk menyumpeli kekurangan kita, menasihati, menegur dan mendoakan kita. Sifat yang jahat harus kita bersihkan (buang).

Segala yang tidak baik hilang dari dalam diri kita, jika sumpel kita, teman, Gereja, suami atau istri kita dihilangkan, maka dari dalam diri kita juga tidak akan keluar ketidakbaikan. 

Jangan sampai hanya punya rohani ikut-ikutan dan iman katut-katutan. Jangan sampai hanya hidup karena sumpelan orang lain
  • Share:

Artikel Terkait

8 Komentar

Komentar Anda