Mengubah Masalah menjadi Harapan

Mengubah Masalah menjadi Harapan
(Roma 8 : 28)



Semakin banyak masalah, semakin banyak berkat dan sukacita. Mengapa masalah dan problema kehidupan itu selalu ada? Bahkan masalah dan problema hidup itu melanda anak-anak Tuhan yang sudah bersungguh-sungguh melayani Tuhan Yesus. Tidak ada yang kebetulan bagi umat Tuhan, dan Tuhan mengijinkan hal tersebut terjadi tetapi tidak melebihi kekuatan anak-anakNYA.

Tuhan mengijinkan perkara yang berat, Tuhan punya maksud-maksud tertentu yang indah. Mengapa masalah ini sampai terjadi? Selama kita masih hidup dan bernafas, kita pasti akan menghadapi masalah. Sebagian masalah itu ada dan muncul karena sumbernya berada di dalam dirinya sendiri, karena manusia itu terbatas. Yang perlu kita ingat adalah, tidak ada masalah yang ada tanpa seijin Allah dan setiap masalah berada di tangan kuasa-NYA. Tidak ada perkara yang mustahil bagi Allah.

Penyebab masalah yang ada dalam hidup kita adalah karena ada dosa, karena ada pengolahan dan ujian, serta karena ada maksud-maksud tertentu. Periksa seluruh segi kehidupan kita, termasuk hal-hal yang kelihatannya tidak berhubungan dengan masalah kita. Tuhan mengijinkan masalah agar menjadi pengolahan dan ujian, Tuhan ijinkan masalah agar pribadi dan watak kita diolah menjadi lebih baik. 

Setiap umat Tuhan yang hidup benar, mendapatkan kebaikan dari setiap celaka mendapatkan keuntungan dari setiap kesukaran mendapatkan kemenangan dari setiap pencobaan. Kita bisa belajar banyak dalam hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai kehidupan. Tuhan mampu memulihkan kita, bahkan lebih dari sebelumnya.

Tidak ada satu pun malapetaka yang tidak bisa diubah menjadi berkat dan sukacita. Bersama Tuhan, kita mampu mengatasi persoalan. 
  • Share:

Artikel Terkait

2 Komentar

Komentar Anda