Khawatir itu Sia-Sia

Siapa yang bisa tahu masa depannya? Yang bisa memastikan apa yang akan terjadi esok atau lusa? Ketidakpastian memang merisaukan sehingga membuat seseorang kuatir akan hidupnya. Apa yang dikatakan Tuhan Yesus tentang kekuatiran? Dalam Matius 6:34 dituliskan; Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.

Kalimat "kesusahan sehari cukuplah sehari" bisa diterjemahkan persoalan untuk hari inipun sudah cukup. Jadi maksudnya agar kita menangani persoalan hari ini yang ada dalam jangkauan kita, sedangkan persoalan hari depan terletak di luar jangkauan kita. "Siapak di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? (Matius 6:27).

Kekuatiran tentang hari besok dapat disalurkan secara sehat dalam bentuk tindakan nyata yang dapat dijangkau hari ini. Jika kuatir apa bisa membiayai sekolah anaknya kelak, mulai hari ini kita mengatur anggaran belanja dengan sebaik-baiknya sehingga dapat menabung untuk biaya sekolah anaknya. Jika kuatir kesehatan kita sepuluh tahun kedepan, mulai hari ini menjaga kesehatan dengan pola makan yang sehat - olah raga - istirahat yang cukup dan tidak stress, itulah kesusahan sehari yang dapat kita atasi. Ketidakpastian tentan hari depan ada faedahnya, asal perasaan tidak pasti itu disalurkan dalam bentuk perbuatan yang positif dan membangun.

Dalam Matius 6:33 dituliskan "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." yang artinya tempatkan diri termasuk pikiran dan orientasi kita dibawah pemerintahan/kehendak Allah yaitu TAATILAH ALLAH.

Kita tidak mengetahui bagaiman hari depan atau ujung jalan kita, jangan kuatir tetapi sejak sekang kita sudah dapat mewarnainya dengan kehidupan yang TAAT, maka semua yang kita kuatirkan ada dalam tangan-NYA.


"Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah utuk sehari." (Matius 6 : 34)
  • Share:

Artikel Terkait

0 Komentar

Komentar Anda