Kasih Allah Tak Berkesudahan

Kasih Allah Tak Berkesudahan
(Ratapan 3 : 22-23)


Karena kemurahan Tuhan, kita tidak dibinasakan sama sekali. Hanya karena kasih dan kemurahan Allah, maka kita masih bisa bernafas.
Tuhan sudah menghajar kita dengan keras, tapi kita tidak pernah dibuang-Nya. Sekalipun kita sudah hancur dan mengecewakan Tuhan tapi jangan pernah malu untuk datang kepada Tuhan, sebab selalu masih ada sisa kasih Allah buat kita.

Hanya karena kasih kemurahan Allah, masih diberi kesempatan supaya bertobat. Hanya karena kemurahan Allah, kita masih dilayakkan untuk menerima berkat Allah. Tuhan tetap memberi kesempatan kepada kita untuk bertobat, diangkat dan dipulihkan kembali.

Sekalipun hidup ini sudah hancur dan terbuang, meskipun kita sudah ditolak di mana-mana, tapi rahmat-Nya selalu baru tiap pagi bagi kita. Orang yang menyia-nyiakan kemurahan Allah, kesempatannya akan berakhir dan sudah tidak ada kemurahan lagi buat dia.
Tuhan ingin semua orang selamat (II Petrus 3:9); selama masih bernafas, masih ada kesempatan untuk bertobat. Allah itu kasih (I Yohanes 4:8); Biarpun jahat, tapi waktu bertobat maka hati Tuhan luluh maka Tuhan pasti mau merangkulnya kembali dan memulihkan hidupnya.

Kita juga harus memiliki kemurahan yang besar seperti Allah (Lukas 6:36). Jangan bersukacita atas kejatuhan orang-orang yang sudah menjahati kita.

Saat kita jatuh dan bisa bersyukur, Allah akan terharu dan pasti tidak akan berpangku tangan.

Apa yang telah hilang dari kita, Tuhan akan gantikan; Apa yang hancur, maka saat ini Tuhan akan bangun kembali.

  • Share:

Artikel Terkait

0 Komentar

Komentar Anda