Get Adobe Flash player
Pencarian

Pujian Favorit

Pengunjung Online
1296608
Pengunjung hari ini : 70
Total pengunjung : 349081
Hits hari ini : 104
Pengunjung Online : 2
Link
Informasi
  • - Katekisasi Baptisan Air 9x pertemuan setiap Kamis, dimulai Kamis, 27 September 2018 pukul 18.00 WIB

  • - Baptisan Air, Minggu 25 November 2018 Ibadah Umum ke-2 Pukul 09.00

  • - Telah berpulang ke rumah Bapa di sorga PDT. EMMA SETIAWAN dalam usia 82 Tahun pada Kamis, 26 Maret 2

  • - Tifara On Air 94.3 FM support by Immanuel FM - peaceful station -

  • - sekretariat GBIS Kepunton - Jl. AR Hakim 49 Surakarta

Diposting oleh : HannyTan Kategori: Chumani - Dibaca: 57 kali

BERTERIAK MINTA TOLONG
(Mazmur 18 : 5-7)

 

 

Di saat begitu terjepit, tertekan, lemah dan tiada harapan. Kita masih bisa melakukan satu hal, yaitu menjerit kepada Tuhan. Kita tidak menguasai maut dan terkadang membawa kita pada ketakutan. Mungkin saat ini kita sedang terikat tali-tali alam maut, perkara mengerikan yang tidak bisa kita hindari.

Jeritan dari keputusasaan orang-orang benar didengar oleh Tuhan (Mazmur 18:7).

Dalam keadaan terjepit dan tidak ada harapan, roh kita masih punya suara untuk menjerit kepada Tuhan. Tuhan yang mendengar jeritan kita adalah Tuhan yang sanggup melepaskan kita dari tali-tali maut.

Di saat kita paling lemah, di situ Tuhan sebenarnya tetap menjaga kita. Di saat kita paling lemah, di situ kita akan melihat kekuatan Allah yang paling besar. Hanya dengan melakukan hal yang paling sederhana, yaitu menjerit saja, maka Tuhan sudah turun tangan menolong.

Di dalam kelemahan, ketidakberdayaan, kita masih bisa berdoa dan berteriak kepada Tuhan. Orang yang berharap kepada Tuhan pasti bisa berteriak, berseru dan menjerit kepada Tuhan.

Belajar berharap kepada Tuhan, sampai dalam segala perkara kita bisa berseru-seru dan memanggil nama Tuhan. Tuhan pasti mau dan mampu untuk menolong kita dengan berbagai macam cara dan jalan yang tidak pernah kita pikirkan. Belajarlah berharap dan berteriak kepada Allah; Berharap pada manusia, pasti akan kecewa.

Harap kepada Tuhan, kita tidak akan berani hidup sembarangan. Orang yang berharap kepada Tuhan, akan menyucikan dirinya (I Yohanes 3:3). Orang Kristen tidak perlu sampai stress, depresi kalau mereka mau mengandalkan Allah sejak awal. Sekalipun sudah tidak ada jalan keluar tapi Tuhan akan memberikan jalan keluar.

Dalam segala masalah, maka yang pertama harus kita lakukan adalah berharap dan berseru kepada Tuhan. Hanya suara dari orang yang berani hidup suci yang bisa terdengar sampai ke Bait Allah.