Get Adobe Flash player
Pencarian

Pujian Favorit

Pengunjung Online
1193120
Pengunjung hari ini : 28
Total pengunjung : 318665
Hits hari ini : 97
Pengunjung Online : 1
Link
Ads by Google
Informasi
  • - Camp Pria Sejati diadakan 21-23 September 2017

  • - Doa Malam - Selasa, 5 September 2017 pukul 19.30

  • - Ibadah Wanita - Senin 4 September 2017 - Pembicara: Ibu Trifena Yuliati

  • - Penyerahan Anak dilaksanakan Minggu, 17 September 2017 di ibadah ke-2 pkl 09.00

  • - Baptisan Air dilaksakan Minggu, 26 November 2017 setelah Ibadah ke-2 pukul 09.00

Diposting oleh : HannyTan Kategori: Chumani - Dibaca: 200 kali

Terobosan Hidup
(II Tawarikh 7:11-14)

 

 

Saat banyak mujizat-mujizat Tuhan terjadi, gereja hanya menjadi penonton dan pengikut saja saat itu. Namun di saat Tuhan Yesus naik ke sorga, murid-murid Yesus dan gereja Tuhan menjadi pelaku kedahsyatan kuasa Tuhan. Bahkan murid-murid Yesus membaptis banyak sekali orang, dan kesaksian mereka tentang Tuhan Yesus menyelamatkan banyak sekali jiwa-jiwa.

Tuhan Yesus menginginkan terobosan-terobosan dalam hidup anak-anakNYA. Allah yang kita sembah adalah Allah yang berkuasa atas segalanya; Allah yang kita sembah adalah Allah yang dapat meninggikan dan merendahkan juga. Selalu turut Firman Tuhan, biarlah kehidupan kita menjadi berkat untuk banyak orang.

Selalu bersyukur disaat kita diberkati dan dibuat berhasil oleh Tuhan, ingatlah untuk tetap rendah hati di saat kita diberkati; layanilah Tuhan di setiap apapun keadaan kita. Jangan pernah lupa bahwa segala yang kita miliki yang dapat kita nikmati semuanya adalah berasal dari Tuhan. Jika kita merendahkan diri dan mau bertobat maka Tuhan dapat memulihkan hidup kita.

Tuhan memberikan kekuatan untuk kita; Roh Kudus dicurahkan atas hidup kita supaya kita memperhatikan Rumah Tuhan (II Tawarikh 7:11). Apa yang bisa kita buat untuk Gereja Tuhan? Lakukanlah yang terbaik untuk kemuliaan-NYA dengan apa yang telah Tuhan berikan kita; dengan talenta yang telah dipercayakan untuk setiap kita anak-anakNYA. Bangun rumah doa kita, jangan terlalu sibuk membangun istana kita di dunia. Alami pemulihan hidup kita dengan memperhatikan Rumah Tuhan terlebih dahulu maka istana hidup kita pasti diperhatikanNYA.

 

 

sumber : Pdt Djerry Makinggung kotbah di GBIS Kepunton, 26 Mei 2017