Get Adobe Flash player
Pencarian

Pujian Favorit

Pengunjung Online
1193077
Pengunjung hari ini : 28
Total pengunjung : 318665
Hits hari ini : 54
Pengunjung Online : 1
Link
Ads by Google
Informasi
  • - Camp Pria Sejati diadakan 21-23 September 2017

  • - Doa Malam - Selasa, 5 September 2017 pukul 19.30

  • - Ibadah Wanita - Senin 4 September 2017 - Pembicara: Ibu Trifena Yuliati

  • - Penyerahan Anak dilaksanakan Minggu, 17 September 2017 di ibadah ke-2 pkl 09.00

  • - Baptisan Air dilaksakan Minggu, 26 November 2017 setelah Ibadah ke-2 pukul 09.00

Diposting oleh : HannyTan Kategori: Chumani - Dibaca: 190 kali

MENGGENGGAM ANGIN DAN MEMBUNGKUS AIR
(Amsal 30:4)

 

 

Jauh dari waktu Tuhan Yesus naik ke surga, Salomo sudah menuliskan nubuatan tentang kejadian dahsyat ini. Siapakah yang pernah naik ke surga? Siapa namaNYA dan siapa nama anakNYA?

Kita sudah bisa merasakan suasana surga dalam hidup kita, saat kita menerima Tuhan Yesus; pasti kedamaian akan memenuhi hati kita dalam menjalani kehidupan ini. Dalam segala keadaan hidup, anak-anak Allah akan merasakan sukacita surga. Tidak akan pernah ada kekecawaan jika kita hidup bersama Tuhan.

Ada sukacita dan damai sejahtera dalam kehidupan orang-orang yang bersandar kepada Allah. Kita bisa merasakan suasana surga dalam dunia yang pahit, saat kita hidup di dalam hadirat Tuhan. Keputusasaan dan ketakutan hanya melingkupi orang yang tidak percaya kepada Tuhan. Banyak reaksi manusia dalam merespon dilema kehidupan; sebagai anak-anak Tuhan, kita harus dapat merespon dan melangkah bersama Tuhan untuk menang atas segala permasalahan hidup.

Tuhan Allah yang besar beserta dan menolong orang percaya! Saat kita memiliki suasana surga maka pasti kita bisa bersukacita dan tenang serta damai.

Angin (Yohanes 3:8) diartikan sebagai pekerjaan Tuhan. Baptisan dan kepenuhan Roh Kudus sangatlah penting. Saat kepenuhan Roh Kudus, memperoleh kekuatan supranatural untuk menghadapi segala problema dan masalah.

Saat kita kepenuhan Roh Kudus, kita akan terheran-heran melihat mujizat-mujizat dan pertolongan Allah (Kisah Para Rasul 19:2).

Kita harus hidup dan berjalan dengan pimpinan Roh Kudus. Daging bertentangan dengan Roh, keinginan daging harus dapat dikuasai (Roma 8:13-14). Pengaruh hidup kita terlebih penting dibandingkan dengan kemampuan kita melihat perbuatan-perbuatan hidup di dalam roh.

Membungkus air dengan kain, kain atau pakaian menunjukkan kesucian hidup; kita bisa hidup suci di hadapan tahta Allah. Sedangkan air menunjukkan kesegaran dan sukacita; percaya kepada Tuhan Yesus maka air sukacita akan senantiasa mengalir di dalam hidup kita.

Bersukacitalah senantiasa, jagalah kekudusan pakaian hidup kita. Tidak ada satupun yang dapat menghancurkan kita, disaat kita bisa memakai nama Yesus (Filipi 2:9-11). Nama Yesus berkuasa atas segalanya, bahkan atas maut. Ketika kita dalam kelemahan, maka nama Yesus menjadi tempat perlindungan yang kokoh dari serangan-serangan baik secara jasmani dan rohani.

Meskipun kita lemah, mudah dikejar, tapi Tuhan menyediakan perlindungan buat kita yang lemah dan tak berdaya. Dengan nama Yesus yang ajaib, maka kita pasti akan menjadi pemenang, mengalahkan segala masalah.

 

sumber : Pdt. Jonatan Jap Setiawan di GBIS Kepunton, 25 Mei 2017