Get Adobe Flash player
Pencarian

Pujian Favorit

Pengunjung Online
1181266
Pengunjung hari ini : 46
Total pengunjung : 314180
Hits hari ini : 110
Pengunjung Online : 2
Link
Ads by Google
Informasi
  • - Camp Pria Sejati diadakan 21-23 September 2017

  • - Doa Malam - Selasa, 5 September 2017 pukul 19.30

  • - Ibadah Wanita - Senin 4 September 2017 - Pembicara: Ibu Trifena Yuliati

  • - Penyerahan Anak dilaksanakan Minggu, 17 September 2017 di ibadah ke-2 pkl 09.00

  • - Baptisan Air dilaksakan Minggu, 26 November 2017 setelah Ibadah ke-2 pukul 09.00

Diposting oleh : HannyTan Kategori: Chumani - Dibaca: 190 kali

KASIH DAN KEMURAHAN ALLAH
(ROMA 5:6-11)

 

 

Tuhan Yesus mati karena KASIH (Yohanes 3:16). Banyak orang yang berani mati untuk orang yang baik atau alasan dunia; tetapi untuk orang benar belum tentu, apalagi untuk orang yang bersalah. Kasih Allah begitu luar biasa, Dia mengasihi orang-orang yang memusuhi Dia (Roma 5:5 dan Matius 5:45)). Semua yang ada pada kita, hingga kita bisa hidup sampai sekarang ini, adalah anugerah Tuhan semata-mata.

Banyak orang tidak mengerti dan tidak dapat mengucap syukur akan pengorbanan Tuhan Yesus yang penuh kasih, bahkan banyak orang mempeributkannya (Yohanes 10:19). Kasih Allah seharusnya damai dan baik-baik saja (Lukas 12:51), hal ini akan terjadi di dalam kehidupan orang yang tidak percaya. Kasih adalah kekerasan Allah agar orang berdosa bertobat.

Hiduplah di dalam kasih, hidup yang mau berkorban (Yohanes 15:12-13); hidup yang berkorban tanpa hitung-hitungan dunia. Berkasih-kasihan itu berat dan seringkali merugikan bagi yang mengasihi.

Belajar mengasihi sejak awal, belajar meskipun kondisinya jelek meskipun orangnya jahat-jahat. Kemurahan Allah itu bukan hanya untuk orang-orang beriman, tapi juga untuk orang-orang berdosa (Yehezkiel 33:11).

Kemurahan Allah masih ada buat orang berdosa yang mau bertobat. Pertobatan yang sungguh-sungguh mendatangkan pertolongan dan pemulihan dari Tuhan. Kemurahan Allah begitu besar bagi anak-anak Allah yang jatuh. Tapi kemurahan Allah lebih besar lagi bagi anak-anak Allah yang tetap hidup benar.

Kehendak Allah untuk kehidupan kita anak-anakNYA adalah meneruskan keselamatan kepada orang lain (I Korintus 9:16).